Google search engine
HomeGaleri FotoRapat Paripurna DPRD Kota Tanjungpinang, Pengesahan Ranperda APBD-Perubahan 2022

Rapat Paripurna DPRD Kota Tanjungpinang, Pengesahan Ranperda APBD-Perubahan 2022

SEKRETARIAT Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpi nang menggelar rapat paripurna dengan agenda Pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tanjungpinang 2022 menjadi Peraturan Daerah (Perda), Jum’at, 23 September 2022.

Rapat paripurna yang digelar di ruang rapat Paripurna DPRD Kota Tanjungpinang ini dipimpin Ketua DPRD Tanjungpinang Yuniarni Pustoko Weni, Wakil Ketua I Novaliandri Fathir, Wakil Ketua II Hendra Jaya dan dihadiri Wali Kota Tanjungpinang Rahma, Wakil Wali Kota Endang Abdullah, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, Camat dan Lurah.

Penyerahan laporan akhir Banggar terkait Ranperda APBD-P Kota Tanjungpinang kepada Ketua DPRD.

Dalam sambutannya saat membuka rapat Ketua DPRD Tanjungpinang Yuniarni Pustoko Weni minta kepada Plt Sekretaris DPRD Kota Tanjungpinang untuk menyampaikan Laporan Akhir Badan Anggaran DPRD kepada Pimpinan DPRD terhadap Hasil Pembahasan Ranperda Perubahan APBD Kota Tanjungpinang Tahun Anggaran 2022 kepada Pimpinan DPRD.
Dan saat pembacaan Laporan Akhir Banggar oleh Plt Sekretaris DPRD, mayoritas fraksi setuju dan memberikan beberapa catatan kepada eksekutif.

RAPBD-P 2022 pun disepakati oleh Banggar bersama TAPD bahwa APBD Perubahan Kota Tanjungpinang tahun 2022 yaitu dengan jumlah pendapatan daerah sebesar Rp 960.762.949.129, jumlah belanja daerah sebesar Rp 1.055.959.872.750, dengan pembiayaan daerah pada penerimaan pembiayaan sebesar Rp 95.196.923.621.

Penandatanganan berita acara pengesahan Ranperda APBD-P oleh Ketua DPRD Kota Tanjungpinang.

“Apakah Rancangan Peraturan Daerah Tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2022 dapat disetujui menjadi Peraturan Daerah,” ucap Weni.

Seluruh Anggota DPRD yang hadir kompak menjawab setuju dan disambut ketukan palu Ketua DPRD Kota Tanjungpinang menandakan APBD-P Kota Tanjungpinang tahun 2022 telah disahkan.

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma mengatakan APBD Perubahan 2022 telah disepakati dengan rincian pendapatan daerah Rp960 miliar, belanja daerah Rp1,05 triliun dan pembiayaan daerah Rp95 miliar.

Wakil Ketua DPRD menandatangani berita acara pengesahan Ranperda APBD-P.

“Pemko Tanjungpinang akan segera melaksanakan program kegiatan seoptimal mungkin, dengan tetap berorientasi yang mengedepankan transparansi dan akuntabilitas,” katanya.

Rahma mengapresiasi seluruh anggota DPRD atas dukungan penuh berupa tanggapan dan saran terkait strategi peningkatan pembangunan kota Tanjungpinang. “Saya ucapkan terima kasih kepada DPRD yang memberikan dukungan dan masukan kepada pemko Tanjungpinang, sehingga bisa berkomitmen menyelesaikan tahapan penyusunan Ranperda APBD perubahan tahun 2022,” ucapnya.

Dia juga menyampaikan, pihaknya akan terus mengevaluasi program atau kegiatan sehingga ke depan dapat dilaksanakan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Kami menyadari rancangan perubahan APBD 2022 belum menjangkau segala bidang, untuk itu dibutuhkan saran dan masukan anggota dewan dalam rangka penyempurnaan yang akan datang,” katanya.

Tamu undangan yang menghadiri rapat paripurna.

Dalam paripurna tersebut juga disahkan Ranperda retribusi Persetujuan Pembangunan Gedung (PBG) menjadi Perda.

Terdapat dua agenda dalam rapat paripurna hari ini. Pertama, laporan akhir Pansus DPRD terhadap Ranperda Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung kepada Limpinan DPRD sekaligus Pengesahan Ranperda menjadi Perda Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung.

Kedua, Laporan Akhir Badan Anggaran DPRD Tanjungpinang terhadap hasil pembahasan Ranperda perubahan Tahun Anggaran 2022, sekaligus Pengesahan Perda APBD-P Tanjungpinang 2022.

Sementara jalannya sidang diawarnai interupsi dari peserta rapat, tak lama setelah pimpinan sidang membuka secara resmi rapat paripurna. Selain itu, paripurna juga molor dari jadwal yang telah ditentukan.

Anggota DPRD Kota Tanjungpinang yang menghadiri rapat paripurna.

Sedianya rapat dibuka pukul 10.00 WIB. Namun pada pelaksanaannya, rapat baru dibuka pukul 11.20 Wib, atau lebih lambat hampir satu setengah jam. Usai mendengarkan interupsi para anggota fraksi, pimpiman sidang kemudian menskor paripurna, dan akan kembali dilanjutkan usai salat Jumat. (YS)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments