Google search engine
HomeAdvetorialDisdagin Tanjungpinang Kembali Fasilitasi Sertifikasi Halal Produk IKM

Disdagin Tanjungpinang Kembali Fasilitasi Sertifikasi Halal Produk IKM

SKETSAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang- Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang kembali menggelar kegiatan Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM). Kegiatan yang digelar selama dua hari ini dibuka Wali Kota Tanjungpinang, Hj Rahma di Comforta Hotel Tanjungpinang, Jumat, 04 November 2022.

Dalam sambutannya Rahma menegaskan bahwa Pemko Tanjungpinang menaruh perhatian besar terhadap IKM. Salah satnya dengan terus mendorong pengembangannya.

Dan salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan pemahaman kepada para pelaku IKM agar memperhatikan aspek-aspek yang sangat fundamental, yakni terkait penerapan sertifikasi produk dan sistem mutu.

Sertifikasi produk yang dimaksud adalah sertifikat halal.

Dengan adanya sertifikat halal, menurut Rahma, maka produk IKM terjamin kehalalannya bagi konsumen.

“Apalagi konsumen di daerah yang mayoritas muslim, sehingga tidak ragu untuk membeli dan mengkonsumsi produk tersebut,” katanya.

Rahma menuturkan, pemerintah akan melakukan sosialisasi intensif, serta dorongan kepada IKM agar mengurus sertifikasi halal. Salah satunya melalui komunikasi dengan pemerintah daerah untuk ikut mendorong IKM pangan agar bersertifikasi halal.

Terutama dalam masalah pembiayaan, karena selama ini yang sering dikeluhkan IKM adalah soal biaya. “Sehingga sertifikasi halal ini janganlah dipandang sebagai beban, tetapi untuk  peningkatan daya saing produk,” ungkapnya.

IKM yang bergerak di sektor pangan, Rahma menjelaskan, memang didorong agar memiliki sertifikasi halal setelah berlakunya Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang jaminan produk halal yang mulai diterapkan sejak 17 Oktober 2019.

Kepala Disdagin Tanjungpinang, Hj Riany menyampaikan kegiatan Fasilitasi Sertifikasi Halal ini dilaksanakan untuk membantu IKM memperoleh sertifikas halal bagi produknya.

“Karena saat ini sertifikat halal merupakan elemen penting bagi kelangsungan sebuah produk,” ujarnya.

Bagi produsen, menurut Riany, sertifikat halal merupakan aset perusahaan, menanamkan rasa tanggungjawab bagi produsen dan menjadi nilai jual lebih. Sedangkan bagi konsumen dapat meningkatkan kepercayaan terhadap produk yang dikonsumsi serta meningkatnya rasa aman dan ketentraman batin ketika mengkonsumsi produk yang sudah tersertifikasi.

Tahapan kegiatan dimulai dengan sosialisasi kepada IKM mengenai pentingnya sertifikat halal sesuai dengan arahan Direktorat Jenderal IKMA Kementerian Peridustrian RI sehingga secara luas informasi dapat tersampaikan.

Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan fasilitasi sertifikasi halal dimana IKM penerima fasilitasi ini harus dapat memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh Disdagin yaitu minimal sudah memiliki Perizinan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) yang diterbitkan Dinas Kesehatan.

Dengan kegiatan ini, Riany berharap pelaku IKM dapat lebih mudah dalam pengurusan sertifikasi halal sehingga dapat memperluas pangsa pasarnya tidak hanya pasar domestik tetapi juga dapat menjangkau pasar internasional, karena beberapa negara tujuan ekspor akhir – akhir ini sudah mewajibkan produk yang dikirim harus sudah memiliki sertifikat halal.

Disperindag Tanjungpinang juga telah menjadikan kegiatan ini sebagai kegiatan rutin sehingga dapat membantu IKM memperoleh sertifikat halal.

“Industri tumbuh, IKM berdaya,” demikian motto kegiatan ini. (ADV/Viveriadi)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments