Google search engine
HomeSumutAsahanBupati Asahan Hadiri Sosialisasi UU HPP, Hadir Pula Menkeu

Bupati Asahan Hadiri Sosialisasi UU HPP, Hadir Pula Menkeu

SKETSAKEPRI.CO.ID, Asahan- Bupati Asahan H. Surya menghadiri Sosialisasi Undang Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Acara digelar di Adi Mulia Hotel Medan, Jumat (04/02/2022).

Bupati didampingi Kepala Bapenda Sorimuda Siregar, Kepala BPKAD Sofyan, dan Kepala Dinas Kominfo Syamsuddin.

Sosialisasi UU HPP diselenggarakan Kementerian keuangan RI dan Direktorat Jenderal Pajak. Hadir Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Anggota Komisi XI DPR RI Gus Irawan Pasaribu (hadir secara daring), Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Musa Rajekshah, dan Jajaran Pejabat Eselon I Kementerian Keuangan, Gubernur, Bupati/Wali Kota se-Provinsi Sumut, Sumbar, Jambi dan NAD.

Undang-undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) lahir sebagai tonggak sejarah baru reformasi perpajakan yang mendorong terwujudnya sistem perpajakan yang adil, sehat, efektif, dan akuntabel. Serta, menjadi bagian dari agenda reformasi di bidang fiskal dan struktural yang sangat diperlukan guna mendukung upaya mewujudkan Indonesia Maju 2045.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pada 2045 demografi Indonesia diharapkan akan mencapai 309 juta penduduk dengan mayoritas usia produktif sebanyak 52 persen. Dan, sebagian besar, 75 persen-nya akan hidup di perkotaan. Serta, 80 persen penduduk berpenghasilan menengah.

Menurut Menkeu, apabila stabilitas politik ekonomi sosial bisa terus terjaga, maka Indonesia akan menjadi negara dengan penghasilan menengah yang mencapai USD29.300 per kapita. Menjadi ekonomi terbesar keempat di dunia, dengan struktur perekonomian yang lebih produktif dan sektor jasa yang maju.

Meski begitu, Sri Mulyani mengingatkan bahwa hal itu bukan otomatis tercapai. Ada prasyarat untuk mencapai Indonesia emas 2045. Bila, katanya, Indonesia memiliki sumber daya manusia yang baik dan berkualitas tinggi, infrastruktur yang dibangun secara memadai dan berkualitas baik, adopsi teknologi, dan pembangunan daerah yang semakin baik, serta kebijakan ekonomi yang terus transformasional yang meliputi pengelolaan sumber daya alam, kebijakan makro, dan stabilitas politik.

“Untuk bisa mencapai berbagai prasyarat menjadi negara maju tersebut, maka kita perlu untuk menyusun berbagai regulasi kebijakan dan aturan yang memang sesuai dan konsisten dengan hal itu,” ucapnya.

Pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan reformasi perpajakan dalam rangka menciptakan sistem perpajakan yang sehat dan berkeadilan. UU HPP menjadi instrumen yang sangat penting bagi konsolidasi fiskal dan menjadi bekal untuk meneruskan perjalanan Indonesia Maju yang mengalami disrupsi luar biasa akibat Covid-19.

UU HPP hadir dalam momentum yang tepat untuk memperkuat reformasi perpajakan, melalui perluasan basis pajak, peningkatan kepatuhan sukarela, perbaikan tata kelola dan administrasi perpajakan, untuk mewujudkan APBN yang sehat dan berkelanjutan, meningkatkan pertumbuhan dan mendukung percepatan pemulihan ekonomi dan pembangunan nasional.

APBN yang sehat dan berkelanjutan akan menghantarkan cita-cita bangsa dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera.

Usai mengikuti sosialisasi, Bupati H. Surya menyampaikan kepada OPD terkait agar segera mensosialisasikan kepada masyarakat tentang perubahan aturan Pajak seperti yang tertuang dalam UU HPP. Perubahan-perubahan tersebut perlu diketahui dan dipahami para wajib pajak agar tidak salah saat menjalankan kewajiban perpajakannya.

Disamping itu, menurut Bupati, UU HPP juga mencakup administrasi perpajakan juga merupakan kebijakan Fiskal yang fokus pada perbaikan defisit anggaran dan peningkatan pajak. Antara lain, dilakukan dengan kebijakan peningkatan kinerja penerimaan pajak dan reformasi administrasi perpajakan.

“Dengan disahkannya UU ini akan memberikan manfaat baik secara nasional maupun di daerah,” kata Bupati.

Secara pribadi Surya mengaku sangat mendukung UU HPP tersebut. Sebab UU HPP telah mengakomodir asas penyederhanaan dalam administrasi perpajakan. (Bahrun)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments